The Bourne Supremacy

Sinopsis Film The Bourne Supremacy 2004

The Bourne Supremacy merupakan kelanjutan sekuel dari The Bourne Identity. Film ini menceritakan kehidupan Jason Bourne setelah ia mengetahui identitasnya. Bourne memilih untuk meninggalkan kehidupannya sebagai agen rahasia dan pembunuh bayaran. Namun, sebuah peristiwa membuatnya harus kembali menempuh jalan itu. 

Di bawah pimpinan dan pemantauan Pamela Landy, dua orang agen CIA tengah melakukan misi rahasia. Mereka tampak sedang mengadakan sebuah transaksi. Akan tetapi, seorang laki-laki tidak dikenal tiba-tiba menyusup ke sekitar lokasi tersebut. Ia memasang peledak dan menempelkan sidik jari di tempat itu. 

Lalu, ia membunuh semua orang yang ada di tempat itu, mencuri uang serta sebuah dokumen, dan segera meninggalkan tempat itu. Laki-laki bernama Kiril itu menemui seseorang bernama Yuri. Kiril adalah seorang polisi sekaligus pembunuh bayaran, sedangkan Yuri merupakan seorang pengusaha minyak di Jerman. Kiril membajak misi CIA atas perintah Yuri. 

<span style="font-weight: 400;">Bourne dan Marie</span>

Di India, Bourne tengah menjalani kehidupannya bersama Marie. Selama ini, mereka terus berlari dan menyembunyikan jejak dari apa atau siapa saja yang berhubungan dengan masa lalu Bourne. Suatu pagi, Bourne yang tengah melakukan joging melihat Kiril. Intusinya mengatakan Kiril adalah orang yang berbahaya. Maka, Bourne pun menyusul Marie dengan mobilnya. 

Bourne mengajak Marie untuk pergi dari tempat itu, tetapi Kiril lebih dulu menemukan keberadaan mereka. Lalu, Kiril pun mengejar Bourne dan Marie. Merasa tak mungkin menyusul mobil Bourne dan Marie, Kiril mengeluarkan senapannya. Setelah menemukan posisi yang tepat, ia pun mulai membidik Bourne. 

Dalam mobil, Bourne bertukar posisi dengan Marie. Kemudian, sebuah tembakan tepat mengenai Marie sehingga mobil itu kehilangan arah dan jatuh ke dalam sungai. Kiril berbaur dengan orang banyak dan mengamati lokasi jatuhnya mobil itu untuk memastikan targetnya, yaitu Bourne telah tewas. Namun, tanpa sepengetahuan Kiril, Bourne berhasil keluar dari sungai itu hidup-hidup. 

Bourne sangat menyesal karena peristiwa itu membuat Marie tewas. Lalu, ia kembali. Ke kediamannya dan segera berkemas untuk pergi. Di sisi lain, Kiril melaporkan kepada Yuri bahwa ia telah membunuh Bourne. 

<span style="font-weight: 400;">Treadstone</span>

Landy dan timnya mengidentifikasi sidik jari milik Bourne di tempat misi yang menewaskan dua agen CIA itu. Selain itu, Landy juga menemukan hubungan antara Bourne dengan proyek treadstone yang dikepalai Ward Abbott. Maka, Landy pun menemui Ward untuk menanyakan hal itu, tetapi Ward hanya mengatakan bahwa proyek treadstone telah dihentikan. 

Sementara itu, Bourne telah tiba di Italia. Ia menunjukkan identitasnya dan membuat petugas imigrasi di bandara menangkapnya. Setelah membungkam cukup lama, Bourne melumpuhkan petugas di kantor imigrasi tersebut dan memanfaatkan perangkat komunikasi di sana untuk melakukan pelacakan. Ia menemukan beberapa nama dan tempat di Jerman. 

Di lain tempat, Ward menjemput Nicky Parsons, seorang wanita yang pernah menjadi bawahan Conklin. Mereka berdua pun melakukan perjalanan menuju Jerman. Bourne yang telah berada di Jerman menemui seseorang bernama Jarda. Ternyata, Jarda adalah seseorang yang pernah menjalani program treadstone, sama seperti Bourne. Ketika Bourne mencoba mencari informasi lebih lanjut, Jarda hanya mengatakan bahwa treadstone telah dihentikan. 

Kemudian, Jarda menyerang Bourne yang sedang lengah dan mereka mulai berkelahi. Bourne menghabisi Jarda dan menghilangkan jejaknya dari kedatangan sekelompok agen CIA dengan meledakkan rumah itu. Lalu, Bourne melanjutkan perburuannya. Kali ini, ia menemukan nama Pamela Landy. Dengan ulet, Bourne terus mencari informasi hingga menemukan tempat Landy tinggal. 

Bourne membuntuti Landy hingga ke kantornya. Ia memantau Landy dari tempat persembunyiannya. Lalu, Bourne menelepon Landy dan menanyakan mengapa wanita itu memburunya. Landy mengatakan bahwa Bourne telah membunuh dua orang di Berlin. Kilasan ingatan sempat memenuhi benak Bourne saat Landy mengatakan hal itu. 

Menghadapi Tuduhan

Lalu, Bourne menemukan sosok Nicky di kantor Landy dan mengatakan ingin bertemu dengan Nicky. Di tempat yang telah dijanjikan, Nicky menanti kedatangan Bourne. Sekelompok anggota CIA telah menyebar dan bersiaga di sekitar lokasi tersebut. Namun, Bourne memanfaatkan demonstrasi masa dan berhasil membawa Nicky kabur dari tempat itu. 

Nicky mengatakan bahwa Bourne telah membunuh dua agen CIA di Berlin. Dua agen tersebut tengah melakukan transaksi untuk mendapatkan dokumen rahasia yang berisi informasi pembunuhan Perdana Menteri Rusia bernama Vladimir Neski. Jason mengatakan ia tidak membunuh dua agen CIA itu. Namun, nama Neski membuat Bourne mendapat kilasan ingatan lagi. Jason segera pergi meninggalkan Nicky di tempat itu. 

Seorang laki-laki dari tim Landy menuju tempat terbunuhnya dua agen CIA bersama Ward. Laki-laki itu memberi tahu Ward mengenai kejanggalan pada penemuan sidik jari Bourne di tempat itu. Hal ini membuka kemungkinan bahwa Bourne bukan merupakan pelaku pembunuhan tersebut. Kemudian, Ward membunuh laki-laki yang merupakan anggota tim Landy tersebut. 

Ingatan dan Kebenaran

Bourne kini mencari informasi tentang Neski. Ia pun mengingat bahwa Neski dan istrinya terbunuh di sebuah hotel beberapa tahun silam. Lalu, Bourne mendatangi tempat hotel tersebut dan memasuki sebuah kamar yang sangat mirip dengan kamar tempat terbunuhnya Neski dan istrinya. Akhirnya, Bourne mengingat bahwa ia memang telah membunuh Vladimir Neski atas perintah Conklin. 

Sementara itu, pihak hotel telah mengetahui identitas Bourne sebagai buron dan melaporkannya pada pihak berwajib. Tidak lama kemudian, sekelompok petugas dari CIA mendatangi hotel tersebut dan memburu Bourne. Namun, Bourne dengan mudah melarikan diri dan menjauh dari hotel itu. Sayangnya, seorang polisi memergokinya dan membuat Bourne harus terus melarikan diri. 

Meski cukup sulit, Bourne akhirnya berhasil melarikan diri. Landy dan timnya kini berada di kamar Neski. Sementara Ward tengah melakukan kontak dengan Yuri. Ternyata, Ward dan Yuri merupakan dalang di balik pembunuhan Vladimir Neski. Motif pembunuhan itu sebenarnya adalah kekesalan Ward dan Yuri terhadap Neski. Ward dan Yuri ingin menguasai pertambangan minyak di Rusia, tetapi Neski tidak mengizinkan hal itu. Maka, Ward menyuruh Conklin untuk menghabisi Neski dan Conklin mengirim Bourne untuk melakukan tugas itu. 

Ternyata, Bourne sejak tadi telah berada di tempat Ward dan merekam pembicaraan Ward dan Yuri. Lalu, Bourne menyerahkan bukti rekaman itu kepada Landy. Landy langsung mendatangi Ward untuk menangkapnya. Namun, Ward mengatakan ia tidak rela jika harus mendapat hukuman dari pemerintah sehingga ia pun mengakhiri hidupnya sendiri. 

Pengakuan dan Permintaan Maaf

Di Rusia, Yuri kembali memerintahkan Kiril untuk membunuh Bourne. Saat itu, Bourne memang tengah berada di Rusia untuk mencari keberadaan anak Vladimir Neski. Di tengah jalan, ia menyadari keberadaan Kiril dan mulai melarikan diri. Kiril mengejar Bourne demi menyelesaikan tugasnya. Ia sempat melukai Bourne dengan tembakannya, tetapi itu tidak cukup untuk melumpuhkan Bourne. 

Kiril merasakan sulitnya memburu Bourne meskipun pria itu sedang terluka. Aksi pengejaran itu pun berlanjut dengan mobil sampai ke dalam sebuah terowongan. Setelah saling menembak, Bourne membuat mobil Kiril mengalami kecelakaan. Bourne melihat Kiril tengah sekarat, tetapi ia tidak membunuhnya karena mengingat pesan Marie. Ia pun meninggalkan Kiril begitu saja. 

Sementara Landy dan timnya berhasil menangkap Yuri, Jason telah berada dalam kediaman anak Neski. Ia bertemu dengan gadis yang bernama Irene itu dan mengatakan kebenaran tentang kematian kedua orang tuanya. Selama ini, Irene menyangka orang tuanya meninggal karena bunuh diri. Namun, Bourne mengakui perbuatannya kepada Irene bahwa ialah yang telah membunuh ayah dan ibunya. Bourne meminta maaf kepada Irene dan pergi meninggalkan gadis remaja itu. 

Beberapa waktu telah berlalu. Bourne menghubungi Landy melalui telepon dan menanyakan mengenai kasusnya. Landy berterima kasih atas bukti yang telah diserahkan Bourne kepadanya. Lalu, Landy memberi tahu bahwa identitas aslinya bukanlah Jason Bourne, melainkan David Webb. Bersamaan dengan itu, pembicaraan sekaligus film The Bourne Supremacy pun berakhir.

FAQ Sinopsis Film The Bourne Supremacy 2004

Trailer The Bourne Supremacy 2004

Nilai rata-rata 5 / 5. Jumlah penilai: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *