jason bourne

Sinopsis Film Jason Bourne 2016

Jason Bourne merupakan judul dari sekuel The Bourne yang kelima. Dalam film ini, kita kembali menyaksikan perjalanan Jason Bourne dalam menelusuri kebenaran akan jati diri dan masa lalunya. Sekitar sepuluh tahun telah berlalu sejak Bourne membongkar penyalahgunaan program treadstone dan blackbriar. Kini, ia menjalani hidupnya sendiri. Ia mencari nafkah dengan menjadi petarung jalanan. 

Richard Webb

Di Islandia, Nicky Parsons kini bergabung dalam komunitas aktivis yang beranggotakan para hacker. Suatu malam, Nicky menggunakan fasilitas di komunitasnya untuk meretas jalan masuk ke server CIA. Iamengunduh data-data seputar program treadstone dan semacamnya. Lalu, Nicky menemukan dokumen tentang seseorang bernama Richard Webb yang merupakan ayah dari David Webb alias Jason Bourne. 

Namun, CIA kini telah memiliki divisi pertahanan siber yang dikepalai oleh seoang wanita bernama Heather Lee. Dengan cepat Lee menemukan adanya aktivitas pembobolan server dan melacak lokasinya. Setelah menemukannya, ia mengunggah virus komputer untuk menggagalkan upaya si peretas sistem tersebut. Akan tetapi, Nicky telah berhasil mengunduh semua data yang ia perlukan dan segera pergi dari tempat itu. 

Keesokan harinya, Heather melaporkan kejadian tersebut dalam sebuah ruangan rapat bersama beberapa orang. Mereka adalah Robert Dewey, direktur CIA sekaligus pemimpin program iron hand; Edwin Russell, Direktur Badan Intelijen Nasional, dan seseorang bernama Craig Jeffers, tangan kanan Robert. 

Heather menunjukkan bahwa Nicky Parsoss yang telah melakukan  pembobolan server CIA itu. Heather mengungkapkan identitas Nicky dan bagaimana ia menghilang setelah diketahui bekerja sama dengan Jason Bourne. Semua atasan Heather sangat terkejut mendengar nama Bourne. Lalu, Robert memberikan perintah untuk memburu dan menangkap Nicky. Dan Heather mengajukan diri untuk memimpin misi tersebut. 

Di Yunani, Bourne masih menjalani pertarungan jalanannya. Lalu, ia melihat sosok Nicky di antara para penonton dan segera menyelesaikan pertarungan itu. Jason menemukan pesan dari Nicky di atas barang bawannya. Sementara itu, Robert mengirim tim yang dipimpin oleh Heather untuk Nicky. Selain itu, ia juga mengirim seorang pembunuh yang disebutnya sebagai aset untuk membunuh Nicky. 

Buku Catatan Nicky

Nicky dan Bourne bertemu di alun-alun kota saat sebuah demonstrasi tengah terjadi. Mereka berdua memanfaatkan situasi yang menjurus kepada anarki dan kekacauan itu untuk menghindari para agen CIA. Akan tetapi, CIA tetap bisa menemukan keberadaan Nicky dan Bourne. Maka, Nicky dan Bourne pun berpencar agar dapat menghindari para agen tersebut. 

Bourne sempat menghajar dan melumpuhkan beberapa agen CIA. Namun, situasi demo yang semakin memanas membuat ia harus segera menemukan Nicky. Maka, ia pun membajak sebuah motor polisi, menjemput Nicky, dan berusaha kabur secepatnya dari tempat itu. 

Aset alias si pembunuh menangkap gerak-gerik Bourne dan Nicky. Ia pun mulai mengejar mereka berdua. Kekacuan masa membuat mobil yang dikendarai Aset mengalami kecelakaan. Lalu, dengan mendengar arahan Heather, ia menaiki sebuah bangunan agar dapat menembak targetnya dari jarak jauh. Si pembunuh melepaskan tembakan yang mengenai Nicky dan membuat Bourne kehilangan keseimbangan dan terjatuh di jalanan. 

Si pembunuh melihat tubuh Nicky bergerak dan menembaknya lagi sehingga Nicky pun tewas. Sebelum kematiannya, Nicky sempat melemparkan sebuah kunci ke arah Bourne. Maka, Bourne mengambil kunci itu dan meninggalkan tempat tersebut. Keesokn harinya, Bourne mendatangi sebuah loker dan menggunakan kunci dari Nicky untuk membukanya. 

Bourne menemukan buku berisi catatan penyelidikan yang dilakukan Nicky dan sebuah flashdisc. Lalu, ia menuju sebuah warnet untuk mencari sebuah kordinat yang ada dalam catatan Nicky. Kordinat tersebut menunjukkan alamat sebuah tempat di Berlin, Jerman. 

Kompleksitas

Seorang laki-laki bernama Aaron Kallor menemui Robert Dewey di sebuah restoran. Mereka membicarakan sebuah program kerja sama. Intinya, Robert ingin memanfaatkan software yang akan diproduksi oleh perusahaan Aaron untuk meluncurkan program Iron Hand. Dengan demikian, CIA dapat mengakses data dan memata-matai semua orang yang mereka inginkan. 

Sayangya, Aaron merasa keberatan dengan kerja sama itu. Ia tidak ingin perusahaan dan program buatannya menjadi alat bagi CIA. Khususnya, alat yang akan membuat Aaron dan perusahaannya mengingkari janji kepada semua pengguna software buatannya, yaitu privasi. Setelah melakukan perdebatan singkat, Aaron pun pergi meninggalkan Robert. 

Di Berlin, Bourne menemui seorang teman Nicky yang bernama Christian. Bourne meminta Chris untuk membuka enkripsi dalam flashdisc milik Nicky. Awalnya, Chris keberatan karena ia bermaksud menyebarkan informasi dalam flashdisc itu ke publik. Dengan cara itu, masyarakat luas akan mengetahui segala kebusukan CIA. Namun, Bourne menyatakan ketidaktertarikannya akan hal itu. 

Heather mendeteksi aktivitas dalam flashdisc Nicky dan menemukan lokasi Bourne. Robert segera mengirim para agen CIA untuk menangkap Bourne. Sementara itu, Bourne tengah memeriksa berkas-berkas dalam flashdisc dan mendapatkan beberapa infomasi tentang ayahnya. Lalu, kilasan memori kembali memenuhi benaknya. Sebuah ingatan tentang pertemuan terakhirnya dengan Richard Webb sebelum sang ayah itu tewas dalam ledakan mobilnya. 

Ketika Chris menyerangnya tiba-tiba, Bourne dengan mudah melumpuhkan pria itu. Saat kembali memeriksa berkas-berkas melalui laptop Chris, Heather berhasil mematikan laptop itu dan menghapus semua berkas di dalamnya. Robert melakukan kontak dengan Bourne melalu ponsel di tempat Chris. Ia melakukan hal itu untuk mengulur waktu sampai para agen CIA tiba. Namun, diam-diam, Heather mengirim pesan peringatan kepada Bourne. 

Malcolm Smith 

Berkat pesan dari Heather, Bourne meninggalkan tempat Chris tanpa perlu berurusan dengan agen-agen CIA. Kecuali, seorang agen yang tengah berjaga-jaga di luar tempat itu. Bourne membuatnya pingsan dengan benturan pintu lift. Kemudian, Bourne melanjutkan pencariannya kepada seseorang bernama Malcolm Smith. Ia berhasil mengontak Malcolm dan mengatur sebuah pertemuan dengannya. 

Di markas CIA, Heather mengejutkan Robert dengan sarannya untuk merekrut kembali Bourne ke dalam CIA. Namun, Edwin yang memiliki wewenang tertinggi di antara mereka, justru memperlihatkan minatnya pada usulan Heather itu. Lalu, mereka pun melanjutkan operasi memburu Jason Bourne. 

Malcolm bergegas menuju tempat pertemuannya dengan Bourne. Sementara itu, Heather tengah memimpin dan memantau pergerakan para agennya dari dalam sebuah mobil. Aset, si pembunuh kirman Robert, tampak bekerja sama dengan Heather. Sayangnya, dari suatu tempat, Bourne telah memantau semua pergerakan CIA. Kini, ia tengah mempersiapkan sebuah kejutan. 

Ketika Malcolm tiba di tempat pertemuan, alarm kebakaran di semua gedung di sekitarnya serempak berbunyi. Semua orang keluar dari gedung dan membentuk kerumunan. Di sisi lain, aset tampaknya hanya mendengarkan instruksi Robert. Ia membunuh semua agen bawahan Heather dan kini tengah siap membidik Malcolm dan Bourne. 

Bourne memanfaatkan kerumunan itu untuk menciduk Malcolm dan membawanya ke atap sebuah gedung. Ia menanyakan informasi seputar ayahnya. Namun, Malcolm dan Robert selama ini terus berkomunikasi melalui sebuah earphone. Robert mengancam Malcolm agar ia tidak membocorkan informasi apa pun kepada Bourne. Sayangnya, rasa takut membuat Malcolm mengungkapkan semuanya kepada Bourne. 

Kasih Sayang Ayah

Selama ini, Bourne alias David Webb mengira ayahnya meninggal karena serangan teroris. Hal itulah yang membuatnya mengjkuti program treadstone secara sukarela. Ia ingin membalaskan kematian sang ayah terhadap para teroris. Namun, Malcolm mengatakan bahwa Richard Webb sangat menyayangi David. Oleh karena itu Richard tidak menginginkan David mengikuti treadastone. 

Bourne lalu menanyakan siapa yang membuat ayahnya tewas. Namun, Aset atau si pembunuh tiba di tempat itu. Bourne melihat wajah si aset dan mengenalinya sebagai orang yang berada tidak jauh dari tempat kematian ayahnya. Lalu, aset melepaskan tembakan dan Bourne secara refleks menjadikan Malcolm sebagai tameng. Kemudian, ia melompat dari atap itu, meraih seutas kabel dan terjatuh setelah menabrak dinding. 

Aset menuruni gedung, tetapi ia hanya menemukan jasad Malcolm yang jatuh dari atap. Bourne lagi-lagi menghilang. Sementara itu, Heather masih berada dalam mobilnya. Ia telah kehilangan semua anak buahnya. Tiba-tiba, Bourne memecahkan kaca mobil dan masuk, lalu mengatakan agar Heather segera menjalankan mobilnya. 

Saat itu, Heather mengatakan kepada Bourne bahwa Robert akan segera berada di Las Vegas. Ia akan menghadiri dan menyampaikan pidato dalam peluncuran software dari perusahaan milik Aaron Kallor. Lalu, Heather menyerahkan sebuah ponsel sekaligus menawarkan bantuan kepada Bourne. 

Las Vegas

Craig Jeffers memberi tahu Robert bahwa Aaron berniar membongkar rencana CIA terhadap softwarenya. Lalu, Robert berniat membunuh Aaron jika memang ia melakukan hal itu. Acara peluncuran pun dimulai. Semua pihak telah berada di lokasi tersebut. Aset menyusup dan bersiap membidik Aaron dari sebuah lubang ventilasi. 

Sementara itu, berkat bantuan Heather, Bourne berhasil lolos dari petugas imigrasi bandara. Kini, ia telah menyamar sebagai panitia acara Aaron. Heather juga membantu Bourne menyusupkan ponsel yang berfungsi sebagai alat pelacak dalam saku jas Robert. Lalu, informasi dari Heather membuat Bourne memasuki ruangan tempat Aaron berpidato. 

Dengan nalurinya, Bourne berhasil menemukan posisi aset yang hendak menembak Aaron. Bourne menggagalkan aksi si aset tersebut sehingga pelurunya hanya menggores Aaron. Para audiens dalam ruangan tersebut mulai kocar-kacir. Lalu, dalam pengawalan ketat, Robert menuju kamar tempatnya menginap. Namun, Bourne berhasil menyusulnya setelah menjebak para pengawal Roberts. 

Ketika Bourne dan Robert sedang berbicara, Jeffers masuk dan menembak Bourne. Robert mendapatkan peluang dan hendak membunuh Bourne, tetapi Heather tiba, menembak Robert terlebih dahulu, dan menewaskannya. Bourne menutupi keterlibatan Heather dengan mengambil pistolnya dan mulai mengejar aset, si pembunuh yang menewaskan ayahnya.

Bourne mengejar pembunuh ayahnya melalui jalanan Las Vegas. Ia terus memburu pembunuh itu hingga memasuki sebuah terowongan bawah tanah. Di tempa tersebut, Bourne dan si aset yang telah membunuh ayahnya bertarung dengan sengit. Meskipun sempat terdesak, Bourne berhasil membalikkan keadaan dan membunuh orang yang telah menewaskan ayahnya itu. Lalu, ia pergi meninggalkan terowongan. 

Kembali? 

Beberapa hari setelah insiden di Las Vegas, Aaron Kallor keluar setelah mendapat perawatan medis di rumah sakit. Banyak wartawan yang mengerumuninya dan menanyakan perihal apa yang telah terjadi. Namun, Aaron memilih tidak mengeluarkan komentar apa pun. Di tempat lain, Heather memasuki mobil Edwin, atasannya itu. 

Lalu, Heather menyampaikan keinginannya untuk menggantikan posisi Robert Dewey sebagai direktur CIA. Dalam pembicaraan itu, Heather juga mengatakan akan berusaha merekrut Bourne untuk kembali bekerja sebagai agen CIA. Bahkan, Heather mengatakan akan membunuh Bourne jika ternyata Bourne terbukti tidak dapat dipercaya. 

Setelah keluar dari mobil Edwin, Heather berjalan melewati sebuah taman. Lalu, ia bertemu dengan Bourne. Heather memanfaatka kesempatan itu. Ia menawarkan Bourne agar kembali bekerja dengan CIA, tetapi Bourne pergi begitu saja setela berkata akan memikirkannya. 

Kemudian, Heather kembali ke mobil miliknya dan mendapati sebuah video yang menampilkan bagian dalam mobil Edwin. Rekaman itu juga memperdengarkan seluruh pembicaraan antara Heather dan Edwin, termasuk bagian mengenai Jason Bourne.

FAQ Sinopsis Film Jason Bourne 2016

Trailer Jason Bourne 2016

Nilai rata-rata 1 / 5. Jumlah penilai: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *