The_Equalizer

Sinopsis Film The Equalizer 2014

The Equalizer menceritakan seorang mantan anggota pasukan khusus yang kini menjalani hidupnya sebagai orang biasa. Namun, kepeduliannya terhadap seorang teman membuat ia harus berurusan dengan mafia asal Rusia yang dipimpin oleh seseorang bernama Vladimir Pushkin. 

Kehidupan Robert McCall

Robert McCall menjalani pekerjaannya di sebuah toko alat dan bahan bangunan. Ia terlihat sebagai sosok yang baik dan akrab dengan semua orang di situ, baik rekan kerja maupun pelanggan toko. 

Pada jam makan siang, Robert bertemu dengan Ralphie. Di situ, Robert menasihati Ralphie untuk menjaga pola hidup dan makanannya. Hal ini ia lakukan karena ingin membantu Ralphie agar lulus dalam tes menjadi sekuriti. 

Robert hidup seorang diri. Di rumahnya, ia menjalani waktu demi waktu dalam kesendirian. Selain itu, ia terlihat rajin membaca buku dan alkitab. Sosok pria paruh baya itu juga selalu disiplin dalam melakukan aktivitas sehari-harinya. 

Biasanya, apabila bosan atau jenuh di rumah, Robert akan pegi ke sebuah kedai untuk menikmati kopi sambil membaca buku. Suatu malam, di kedai langganannya, Robert menemui seorang gadis bernama Teri. Mereka mengobrol sejenak sebelum Teri mendapat panggilan telepon dan pergi untuk bekerja. 

Teri – Alina

Malam berikutnya, Robert kembali bertemu Teri. Seperti biasa, Teri menerima telepon yang mungkin dari tempat kerjanya. Namun, saat itu, Teri tampak tidak mau melakukan pekerjaanya. Sayangnya, di depan kedai itu, sebuah mobil telah menjemputnya. Dari dalam mobil itu tampak seorang lelaki yang merupakan pelanggan Teri. 

Kini, Robert seolah memiliki gambaran akan pekerjaan Teri. Keesokan malamnya, Robert bertemu Teri di kedai yang biasa. Teri lalu menemani Robert untuk makan dan mereka mengobrol dengan akrab. Saat itu, Teri menceritakan bahwa nama aslinya adalah Alina. 

Sebenarnya, Teri bercita-cita menjadi penyanyi. Namun, Ia terpaksa menjalani profesi sebagai wanita malam karena terlilit hutang oleh seseorang bernama Slavi yang kini menjadi bosnya. Robert dan Teri melanjutkan obrolan mereka dengan berjalan kaki berdua. 

Tiba-tiba, sebuah mobil berhenti tak jauh dari mereka. Slavi keluar dari mobil dan menyeret Teri bersama seorang anak buahnya. Robert tampak hanya diam dan memperhatikan kejadian itu. Sebelum pergi, Slavi malah memberikan kartu namannya kepada Robert. 

16 Detik 

Hari berikutnya, Robert tidak melihat Teri di kedai langganannya. Pemilk kedai itu lalu memberi tahu Robert bahwa Teri sedang dirawat di rumah sakit. Lalu, Robert menjenguk Teri yang ternyata sedang berada di ruang ICU. 

Di rumah sakit itu pula, Robert bertemu dengan seorang teman Teri yang bernama Mandy. Robert mengaku sebagai teman Teri dan menanyakan apa yang terjadi dengan Teri kepada Mandy. Kemudian, Mandy menceritakan bahwa Slavi memukuli Teri karena gadis itu telah mengecewakan pelanggannya. 

Meski sempat merasa bimbang, Robert akhirnya mendatangi kantor Slavi. Ia menawarkan sejumlah uang kepada Slavi agar mau melepaskan Teri dan mengganggap semua utang gadis itu lunas. Namun, Slavi malah menghina Robert dan menyuruhnya pergi. 

Robert memang berbalik dan menuju pintu, tetapi ia tidak berniat pergi. Ia menutup pintu kantor Slavi, menganalisis seisi ruangan sejenak, dan mengatur stopwatch pada arlojinya. Lalu, dengan sangat cepat, Robert menghabisi semua orang dalam ruangan itu. Robert tampak kecewa karena ia membutuhkan sedikit lebih lama dari enam belas detik untuk melakukan semua itu. 

Silent Hero – 1

Setelah membereskan Slavi dan anak buahnya, Robert menjalani hari-harinya seperti biasa. Ia melihat berita pembunuhan Slavi di TV yang diperkirakan sebagai akibat perang antargeng. Sementara itu, seseorang bernama Teddy tiba dan menyelidiki kasus kematian Slavi. Ia melakukan analisis di tempat kejadian perkara dan mereka kronologi pembantaian itu dalam benaknya. 

Di tempat kerjanya, Robert menanyakan mengapa ia tidak melihat Ralphie. Ia mendapat keterangan bahwa Ralphie sudah berhenti bekerja di tempat itu. Lalu, Robert mengunjungi Ralphie. Melihat Ralphie tengah membersihkan kedai milik ibunya yang baru saja mengalami kebakaran, Robert pun membantunya. 

Setelah itu, Ralphie menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada Robert. Ia mengakui bahwa kebakaran kedai itu adalah ulah dua orang polisi yang selama ini selalu menarik uang keamanan ilegal dari mereka. Tidak butuh waktu lama bagi Robert untuk membereskan kedua polisi itu. Akhirnya, dua oknum polisi itu pun mengembalikan uang yang mereka dapatkan dari ibu Ralphie. 

Silent Hero – 2

Akhirnya Ralphi kembali bekerja di tempatnya semula, sebagai seorang sekuriti. Robert senang melihat hal ini. Suatu ketika, Robert melihat seorang pemuda merampok salah satu kasir di tempat itu. Saat itu, Robert tampak tenang dan mendampingi kasir itu. Ia bahkan membiarkan si pemuda pergi setelah mendapatkan cincin si kasir. 

Namun, Robert sebenarnya hanya sedang menahan diri. Ia tidak ingin melakukan tindakan yang brutal di depan pengunjung toko, terutama karena ada anak-anak di antaranya. Setelah mendapat informasi dari polisi terkait identitas pemuda perampok itu, Robert yang sebelumnya sempat mengingat nomor plat mobil pemuda itu pun beraksi. 

Tidak ada yang tahu bagaimana Robert melakukan aksinya. Namun, keesokan harinya, si kasir tempat Robert bekerja menemukan cincinnya kembali di dalam laci. Sementara itu, Robert tampak membersihkan sebilah palu dan menggantungnya kembali di tempat barang itu dipajang untuk dijual. 

Melacak Robert McCall

Di sisi lain, Teddy terus melakukan usahanya untuk melacak jejak pembunuh Slavi. Ia mendatangi sesorang yang sepertinya terkoneksi dalam dunia hitam. Lalu, Teddy menghajar orang itu saat tidak mendapat informasi yang diinginkan. Hal ini membuat rekan Teddy yang merupakan warga lokal menjadi kewalahan. Namun, ia tidak bisa melakukan apa-apa. 

Akhirnya, penelusuran Teddy membuatnya bertemu dengan Mandy. Teddy menyiksa dan menanyai Mandy mengenai hubungan antara peristiwa yang dialami Teri dan  kematian Slavi. Mandy pun terpaksa mengatakan semuanya karena nyawanya terancam. Namun, setelah mendapatkan sosok bernama Robert, Teddy tetap membunuh Mandy. 

Suatu malam, Teddy mendatangi rumah Robert. Dengan berpura-pura menjadi polisi, Teddy menanyakan kejadian Slavi kepada Robert. Robert menyangkalnya dengan tenang, tetapi hal itu justru meyakinkan Teddy bahwa orang yang ia hadapi itu bukan orang sembarangan. Dan, pemikiran Teddy terbukti benar. 

Ia terkejut melihat Robert keluar dari kedai dengan selamat, bahkan sempat memotretnya. Sebelumnya, Teddy sempat mengirim orang untuk membunuhnya, tetapi rupanya orang itu bukan ancaman serius bagi Robert. Lalu, Teddy dan anak buahnya mengejar Robert, tetapi dengan sangat mudah, Robert meloloskan diri dan sempat melumpuhkan seorang anak buahnya. 

Tidak puas dengan itu semua, Teddy dan anak buahnya memasuki rumah Robert dan menggeladahnya. Sayangnya, mereka tidak menemukan keberadaan Robert. Bahkan, mereka tidak menyadari kalau Robert memantau setiap gerakan Teddy dan anak buahnya itu melalui kamera tersembunyi dalam setiap ruangan. 

Teman-Teman Lama

Aksi Teddy membuat Robert merasa ia tidak sedang menghadapi geng dengan bisnis prostitusi biasa. Maka, ia pun pergi menemui teman-teman lamanya. Saat inilan kita baru mengetahui siapa sosok Robert McCall sebenarnya. 

Robert McCall adalah seorang anggota pasukan khusus. Namun, ia memilih untuk berhenti dari pekerjaannya dan menjalani hidup sebagai orang biasa. Untuk itu ia memalsukan pemakaman dan identitas yang kini digunakannya. 

Melalui temannya, ia pun mengetahui bahwa Slavi dan bisnis prostitusinya hanyalah sindikat kecil. Slavi merupakan anak buah dari seorang bos mavia bernama Vladimir Pushkin. Ia hanya menjalankan bisnis bosnya di kota itu. Selain itu, Robert juga mengetahui bahwa Teddy adalah orang suruhan Pushkin untuk memburunya. 

Silent Hero – 3

Maka, berbekal semua infornasi tentang Pushkin, Robert pun bertindak. Ia menemukan oknum polisi yang bekerja dengan Pushkin lalu membongkar lokasi penyimpanan dan pencucian uang milik Pushkin. Robert tidak mendapatkan perlawanan berarti. Polisi yang sampai di tempat itu menemukan anak buah pushkin dalam keadaan terikat tidak berdaya. 

Teddy mengirimkan seseorang untuk membunuh Robert untuk kedua kalinya. Namun, Robert menghabisi orang itu sebelum Teddy menyadarinya. Robert menemui Teddy, meletakkan kacamata orang yang hendak membunuhnya, dan memberi Teddy sebuah peringatan. Selain itu, Robert juga menantang balik Teddy. 

Teddy semakin tertekan setelah mengetahui Robert telah menghancurkan kapal tanker dan gudang minyak milik Pushkin. Pushkin mendesak Teddy untuk segera membereskan Robert. Maka, Teddy memastikan bahwa Robert bekerja sendirian dan tidak memiliki organisasi tertentu di belakangnya. Lalu, Teddy mendatangi tempat kerja Robert dan menyandera beberapa rekan kerjanya. 

Sayangnya, mengancam dan menyandera rekan-rekan Robert merupakan kesalahan terbesar Teddy. Robert mengelabui anak buah Teddy yang hendak menyergapnya dan berhasil menyusup ke tempat kerjanya tanpa sepengetahuan Teddy. Lalu, dengan kecerdikannya, Robert memancing satu anak buah Teddy, membunuhnya, dan membebaskan Ralphie. 

Robert membebaskan rekan-rekan kerjanya dengan bantuan Ralphie. Setelah itu, Robert menghabisi satu persatu anak buah Teddy. Teddy merasa semakin bingung dengan sosok Robert McCall yang ia hadapi ini. Bahkan, hanya berbekal senjata penembak paku, Robert membuat Teddy tak berdaya saat mereka berdua berhadapan langsung. Sampai akhir hayatnya, Teddy tetap tidak mengetahui identias asli Robert. 

Akhir Hidup Vladimir Pushkin

Tiga hari kemudian, di Rusia, Vladimir Pushkin mendapati Robert telah berada di kamarnya. Ketika hendak memanggil anak buahnya, Pushkin tewas tersengat listrik akibat jebakan Robert. Lalu, Robert meninggalkan tempat megah itu, melewati jasad-jasad anak buah Pushkin yang telah tewas. 

Robert kembali menjalani aktivitas sehari-harinya seperti biasa. Saat pulang berbelanja, ia berpapasan dengan Teri alias Alina. Alina telah pulih dan sehat kembali. Kini, ia mulai merintis jalan untuk menggapai cita-citanya sebagai seorang penyanyi. Mereka berpisah setelah Alina mengucapkan terima kasih kepada Robert. 

Di lain waktu, di kedai langganannya, Robert menerima sebuah pesan yang berisi permintaan bantuan. Ia menutup laptopnya sekaligus mengakhiri film The Equalizer ini.

FAQ Sinopsis Film The Equalizer 2014

Trailer The Equalizer 2014

Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah penilai: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *